Image
By Administrator

melantik 33 Kepala Desa se Kabupaten Serang di Lapangan Tennis

Kamis, 27 Desember 2017; |  Jam 08:47:58 WIB  |  7 comments

[18:48, 12/22/2017] Komat: Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah menegaskan, kepala desa agar segera  menyusun rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJMdes) bersama komponen masyarakat desa yang memuat visi dan misi yang telah dijanjikan kepada masyarakat dengan memperhatikan kondisi desa dan potensi desa yang dimiliki. Hal itu disampaikan saat ditemui wartawan setelah melantik 33 Kepala Desa se Kabupaten Serang di Lapangan Tennis Indor, Jumat (22/12/2017).

Hadir Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, Ketua DPRD Kabupaten Serang Mukhsinin, Dandim 06/02 Serang Letkol CZI Harry Praptomo, Dandim 06/23 Cilegon Letkol Donny F, dan Kepala Desa terpilih.

Menurut Tatu, sesuai dengan amanat permendagri nomor 114 tahun 2014 tentang pedoman pembangunan desa pasal 5 ayat (2) bahwa rpjmdes harus sudah ditetapkan paling lama tiga bulan terhitung sejak pelantikan kepala desa.
" Berarti paling lama tanggal 22 maret 2018 rpjmdes di 33 desa yang saat ini dilantik harus sudah ditetapkan yang disesuaikan janji politik saat berkampanye," ungkapnya.

Ia juga menambahkan, Kepala Desa terpilih harus mampu merangkul, mengayomi dan melayani semua masyarakat, termasuk calon kepala desa yang  tidak terpilih beserta pendukungnya untuk melaksanakan pembangunan di Desa. Karena, Kepala Desa merupakan  pemimpin seluruh masyarakat desa, bukan pimpinan sekelompok orang. Sehingga tidak ada perbedaan dalam pelayanan dan pembangunan di Desa. "Setelah pemilihan biasanya ada gesekan baik dari calon dan pendukung sehingga Kepala Desa terpilih harus bisa mengayomi. Karena syarat utama bisa membangun harus bisa solid terlebih dahulu," imbuhnya.

Tatu juga berharap, dana Desa yang tersedia bisa digunakan  untuk membangun masyarakat yang cerdas dan sejahtera. Sebab, uang tersebut bukan milik pribadi, melainkan milik pemerintah Desa yang bisa digunakan untuk kepentingan Desa. “Saya berharap, program Kepala Desa dapat sejalan dengan kebijakan daerah bahwa pengelolaan keuangan desa harus mendukung peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Serang melalui kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat guna mendongkrak daya beli masyarakat serta pembangunan infrastruktur masyarakat desa,” katanya.

Selain itu, Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Muhammad Santibi mengamini pendapat Bupati Serang bahwa, Kepala Desa yang terpilih harus mempunyai jiwa besar sehingga bisa merangkul seluruh komponen masyarakat tanpa melihat mendukung siapa saat pencalonan  sebelumnya. "Bahkan sampai ada calon kepala Desa yang tidak terpilih tidak mau bicara sama kepala desa terpilih sampai tiga tahun. Maka dari itu, kepala Desa terpilih harus bisa menyelesaikannya," katanya.

Santibi juga mengingatkan,Kepala Desa melakukan pembinaan kepada perangkat Desa dan lembaga kemasyarakatan yang ada. Sehingga tidak melakukan pergantian perangkat Desa dan lembaga baik RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) tanpa melalui prosedur peraturan undang-undang. "Pemberhentian dan pengangkatan perangkat Desa sudah diatur dalam peraturan Bupati Serang no 16 tahun 2015 tentang pedoman pembentukan organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa. Sehingga, jika  ada kepala Desa yang melanggar aturan tersebut berarti tidak mengikuti aturan pemerintah yang sudah diperingatkan oleh Bupati Serang," ujarnya.

Tags:  Berita |829|

7 komentar pada artikel ini