Image
By agus

Relawan Mandiri Edukasi Driil

Senin, 27 Mei 2019; |  Jam 11:49:19 WIB  |  0 comments

BPBD Kab. Serang memberikan materi persiapan edukasi Tsunami Dril kepada Relawan mandiri yang bertempat di Aula BPBD Kab. Serang.      

 

Indonesia adalah bagian dari kepulauan yang secara geografis terletak diantara tiga lempeng besar selain itu indonesia juga masuk dalam zona ring of fire sehingga kemungkinan bisa saja terjadi bencana. Semua faktor itu tentunya mengakrabkan negara kita dengan berbagai kemungkinan bencana yang ada, dimana masyarakat perlu lebih bersahabat dengan alam.

 

Tsunami adalah gelombang air yang sangat besar yang dibangkitkan oleh macam-macam gangguan di dasar samudra. Gangguan ini dapat berupa gempa bumi, pergeseran lempeng, atau gunung meletus. Tsunami berasal dari bahasa Jepang, Tsu yang berarti pelabuhan dan Nami yang berarti gelombang. Secara harfiah, tsunami mempunyai arti ombak besar di pelabuhan. Lebih ilmiah lagi,  yang dimaksud tsunami adalah perpindahan badan air yang disebabkan oleh perubahan permukaan laut secara vertikal yang berlangsung dengan tiba- tiba.

 

Kejadian tsunami Aceh pada 26 Desember 2004 membuka mata semua kita bahwa tsunami besar bisa juga terjadi di wilayah Indonesia. Ketidaksiapan kita menghadapi bencana ini menimbulkan kepanikan bukan saja di level masyarakat biasa akan tetapi juga di pemerintah. Dan menyadarkan kita semua betapa pentingnya edukasi dan mitigasi untuk mengurangi risiko akibat bencana.

 

Para petugas bersemangat menjelaskan tentang edukasi bencana tsunami kepada para  relawan guna membekali mereke bila terjadi tsunami mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang harus diperbuat. Dengan adanya kegiatan ini untuk memahami mitigasi bencana merupakan langkah awal membangun masyarakat sadar bencana. Sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tidak lagi kebingungan dan panik karena telah memahami bagaimana cara mengurangi risiko bencana. Dengan harapan pengetahuan yang didapat ditularkan pada lingkungan sekitar dalam rangka mengurangi risiko bencana.

 

Pemerintah Kabupaten Serang di bawah pimpinan Bupati Serang Ratu Tatu Hasanah mengapresiasi adanya kegiatan sosialisasi mitigasi bencana terhadap para Relawan di wilayah Kabupaten Serang dan mengharapkan dengan adanya sosialisasi mitigasi bencana ini akan mewujudkan suatu masyarakat yang tanggap bencana yang tidak akan panik apabila terjadi suatu bencana dan mampu melakukan tindakan tindakan pencegahan bencana seperti kebakaran dan sebagainya yang pada akhirnya orang-orang ini akan meningkatkan indeks pembangunan manusia di wilayah Kabupaten Serang.