By Diskominfosatik

Lantik 150 Kades Terpilih, Ini Pesan Khusus Bupati Serang

Selasa, 02 Januari 2020; |  Jam 11:12:42 WIB  |  0 comments

SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah melantik dan pengambilan sumpah janji 150 kepala desa terpilih periode 2019-2025 di Lapangan Tennis Indoor Setda Kabupaten Serang pada Kamis (26/12/2019). Pelantikan berdasarkan keputusan Bupati Serang Nomor:141.1/KEP.786-HUK.DPMD/2019 dan seterusnya sampai dengan Nomor:141.1/KEP.935-HUK.DPMD/2019 tentang pengesahan dan pengangkatan kepala desa terpilih.

Ada beberapa pesan khusus yang disampaikan Bupati Serang kepada kepala desa terpilih. Diantaranya, Bupati Serang beserta jajaran pemerintah daerah berharap para kades terpilih secepatnya melakukan konsolidasi untuk bersama dengan seluruh elemen yang ada di masyarakat.

“Tadi juga saya sampaikan pada pilkades kemarin ada perbedaan dalam pemilihan calon lain yang kalah, masyarakat yang terbelah agar segera di satukan kembali. Tidak boleh ada perpecahan karena mereka harus segera membangun desanya,”ujar Tatu kepada wartawan usai pelantikan.

Tatu juga menyampaikan kepada para kepala desa terpilih diberikan waktu selama tiga (3) bulan setelah dilantik untuk segera membuat RJMDes (Rencana pembangunan jangka menengah desa). RPJMDes harus dilakukan secara bersama-sama.

“Waktu tiga bulan ditunggu, karena untuk pembangunan di desa ke depan dasarnya dari RPJMDes. Jadi semoga setelah kades terpilih pembangunan di desa bisa berjalana lancar sebagaimana mestinya,”ucapnya.

Ditanya terkait rentannya tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala desa, Tatu mengimbau kepada para kepala desa agar bisa melaksanakan tugas dengan sebenar-benarnya sesuai dengan aturan yang berlaku. “Di Kabupaten Serang ini pengelolaan keuangan desa itu sudah tersistem, jadi kalau mereka patuh Insya Allah mereka selamat. Tapi ketika mereka menyimpang ada konsuekuensi secara pribadi dan ujungnya ke ranah hukum, saya berharap sih tidak terjadi di 150 kepala desa yang baru dilantik ini,”ungkap Tatu.

Sedangkan terkait adanya empat desa yang masih sengketa dalam pilkades, Tatu yang didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Rudi Hartono  membenarkan. Tatu mempersilahkan kepada calon kalah yang belum puas untuk membawa ke ranah hukum. Meski demikian, pelantikan harsu tetap dilaksanakan.

“Sengketa Pilkades bukan lagi ranahnya pemda, tapi di pengadilan. Itu hak calon silahkan bila memang belum puas hasil pilkades,”katanya.

Kepala DPMD Kabupaten Serang, Rudi Hartono menambahkan, pilkades yang kasih bersengketa sudah dilaksanakan pleno dan dirapatkan di Forkopimda Kabupaten Serang. Jadi, bagi calon yang belum puas dipersilahkan untuk menggugat ke jalur hukum.

“Kalau setelah ke jalur hukum penggugat menang biasanya pengadilan memerintahkan kepada bupati untuk memberhentikan kepala desa yang baru dilantik saat ini, dan di angkat Pj kemudian dilaksanakan kembali Pilkades pada tahun 2021 mendatang,”terang Rudi. Seraya mengatakan, desa yang bersengketa ada di Kecamatan Kramatwatu, Petir, Cikeusal, dan Pabuaran tanpa menyebutkan nama desanya.

Hadir pada pelantikan tersebut Wakil Bupati Serang, Pandji Tirtayasa, Sekda Kabupaten Serang Tubagus Entus Mahmud Sahiri, para camat, kepala OPD, Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, unsur Muspida, dan ribuan masyarakat.