By Diskominfosatik

Bupati Serang Minta Ormas Sinergi Soal Program Keagamaan

Selasa, 02 Januari 2020; |  Jam 11:14:50 WIB  |  0 comments

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus mendorong serta mendukung setiap organisasi masyarakat (ormas) dalam setiap melaksanakan kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan. Kegiatan keagamaan sebagai upaya untuk saling mengingatkan sesama manusia.

Hal itu disampaikan Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah sesaat sebelum mengikuti Istighosah Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jailani di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Jamiatul Ikhwan Kampung Pasir Melati, Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja pada Kamis (26/12/2019) malam.

“Saya secara pribadi dan pemda senantiasa mendorong mendukung kegiatan keagamaan seperti ini, karena kita memang harus terus saling mengingatkan. Kalau tidak kumpul seperti ini dzikir kalau sendiri-sendiri sepertinya malas, tapi kalau kita kumpul Insya Allah semangat,”ungkap Tatu dalam sambutannya.

Tatu berharap kegiatan Istighosah Kubro dan Haul Tuan Syeikh Abdul Qodir Jailani harus rutin dilakukan setiap tahunnya. “Pemkab Serang akan mendukung karena ini demi kebaikan kita semua,”ujarnya.

Oleh karena itu, dirinya juga meminta kepada kepada semua ormas islam yang ada di Kabupaten Serang untuk bisa meningkatkan sinergitas dengan pemerintah daerah. Sinergitas dalam hal kegiatan keagamaan salah satunya istighosah maupun lainnya.

“Pesan ini pun sudah saya sampaikan kepada ormas islam seperti NU (Nahdlatul Ulama), LDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) dan lainnya. Selain kegiatan keagamaan, pemda juga sudah tahun ketiga memberikan bantuan berupa bangunan untuk pondok pesantren,”papar Tatu.

Bantuan berupa bangunan untuk ponpes, sambungnya, tentunya perlu adanya rekomendasi dari ormas baik NU, LDII, Muhammadiyah maupun lainnya. Dan juga masukan atau permintaan dari pimpinan ponpes. “Ayo silahkan ormas yang merekomendasikan ponpes mana prioritas mendapatkan bantuan untuk diajukan,”pesan Tatu.

Sekadar diketahui, bantuan keagamaan untuk ponpes setiap tahun meningkat. Pada tahun 2017 hanya satu ponpes, 2018 sebanyak lima ponpes, dan tahun 2019 sebanyak 13 ponpes. Kemudian pada 2020 direncanakan diberikan bantuan untuk 20 ponpes.

Pantauan dilokasi, Tatu tiba di Ponpes Jamiatul Ikhwan pukul 20.33 WIB dengan disambut musik terbang dan solawat. Tatu dengan mengenakan gamis putih dipadu celana hitam kerudung coklat langsung duduk dibagian kuris bagian depan panggung.

Usai memberikan sambutan, bersama belasan Kiyai, Ustadz dan ratusan santri dan masyarakat Tatu dengan kyusu mengikuti Istighosah Kubro hingga pukul 23.30 WIB. 

Pimpinan Ponpes Jamiatul Ikhwan, KH Ahmad KHudori Yusuf mengaku tidak heran jika Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah memprioritaskan untuk kegiatan keagamaan. Terlebih juga program bantuan untuk setiap pondok pesantren. “Karena Ibu Tatu ini dekat dengan para ulama dan kiyai, ustadz dan meminta masukan sebelum memprogramkan bantuan untuk keagamaan,”ujarnya.